Catatan Malam untuk Diri Sendiri
Catatan Malam untuk Diri Sendiri Malam selalu punya caranya sendiri untuk membuat segalanya terasa lebih jujur. Di saat dunia mulai sunyi dan suara berkurang, pikiran justru sering kali menjadi lebih ramai. Di malam seperti ini, aku menulis bukan untuk siapa pun. Tulisan ini untuk diriku sendiri—sebagai pengingat bahwa aku sudah sejauh ini bertahan. Bahwa setiap hari yang berhasil dilewati, seberat apa pun, tetap layak dihargai. Aku ingin mengingatkan diriku bahwa tidak semua hal harus selesai malam ini. Tidak semua pertanyaan harus dijawab sekarang. Hidup tidak berlomba, dan aku tidak tertinggal. Jika hari ini terasa berat, tidak apa-apa beristirahat. Jika besok belum terasa lebih baik, juga tidak apa-apa. Aku masih boleh belajar, masih boleh salah, dan masih boleh berharap pelan-pelan. Aku mungkin tidak selalu kuat, tidak selalu berani, dan tidak selalu tahu arah. Tapi aku tetap di sini. Dan itu cukup. Untuk diriku sendiri—terima kasih karena tidak menyerah. Terima kasih karena ...